Sistematika Penulisan Surat Lamaran Pekerjaan dan Contohnya

DAFTAR ISI [Tutup]
    Foto Sistematika Penulisan Surat Lamaran Pekerjaan dan Contohnya

    Saat mencari pekerjaan, salah satu langkah penting adalah menulis surat lamaran. Surat lamaran adalah alat untuk memperkenalkan diri kepada calon pemberi kerja dan menunjukkan ketertarikan kita terhadap posisi yang dilamar. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips-tips sederhana untuk Menulis Surat Lamaran Pekerjaan yang Menarik perhatian pemberi kerja.

    Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

    Dalam membuat isi dan sistematika surat lamaran harus diperhatikan seperti alamat surat, tempat dan tanggal pembuatan surat disamping itu diperhatikan juga dalam penggunaan kalimat harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan ketika ingin melamar pekerjaan.

    Bagian Header

    Bagian header berisi informasi tentang pengirim dan penerima surat. Pastikan untuk mencantumkan nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email dengan jelas agar pemberi kerja dapat dengan mudah menghubungi Anda.

    Contoh:

    [Alamat Anda]

    [No. Telepon]

    [Email Anda]

    [Alamat Perusahaan]

    Salam Pembuka

    Salam pembuka adalah bagian di mana kita menyapa penerima surat dengan sopan. Gunakan salam yang sesuai dengan identitas penerima.

    Contoh:

    "Bapak/Ibu" untuk penerima yang lebih senior atau "Halo" untuk yang lebih sebaya.

    Halo Bapak/Ibu [Nama Penerima],

    Paragraf Pengenalan Diri

    Di paragraf ini, jelaskan tentang diri Anda secara singkat, termasuk nama, pendidikan, dan pengalaman kerja jika ada. Pastikan untuk menyebutkan posisi pekerjaan yang Anda lamar agar penerima surat tahu secara jelas tujuan Anda.

    Contoh:

    Perkenalkan, nama saya [Nama Anda]. Saya lulusan dari [Nama Universitas] jurusan [Jurusan] dan memiliki pengalaman kerja sebagai [Pengalaman Kerja].

    Paragraf Motivasi

    Tunjukkan ketertarikan Anda terhadap perusahaan dan posisi yang dilamar. Ceritakan alasan Anda tertarik bekerja di perusahaan tersebut dan bagaimana kualifikasi Anda sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Contoh:

    Saya tertarik bekerja di [Nama Perusahaan] karena reputasi perusahaan yang terkenal dalam [Bidang Industri]. Saya sangat mengagumi upaya perusahaan dalam menyediakan solusi inovatif dan kualitas produk yang luar biasa. Saya percaya bahwa nilai-nilai perusahaan sejalan dengan nilai-nilai saya, dan saya sangat bersemangat untuk berkontribusi dalam mencapai tujuan bersama.

    Paragraf Keterampilan dan Keunggulan

    Pada bagian ini, sorotkan keterampilan dan keunggulan yang Anda miliki yang relevan dengan posisi yang Anda inginkan. Jelaskan bagaimana keterampilan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

    Contoh:

    Salah satu keunggulan saya adalah kemampuan dalam [Keterampilan]. Saya memiliki kemampuan analitis yang kuat dan mampu menghadapi tantangan dengan kreativitas. Selain itu, saya memiliki kemampuan kepemimpinan yang telah terbukti efektif dalam mengkoordinasikan tim dan mencapai target yang ditetapkan.

    Paragraf Penutup

    Sampaikan kesan terakhir yang kuat dengan menyatakan harapan untuk dapat bertemu dalam wawancara. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian pemberi kerja.

    Contoh:

    Saya sangat berharap untuk mendapatkan kesempatan wawancara di [Nama Perusahaan]. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca surat lamaran ini. Saya berharap dapat berdiskusi lebih lanjut tentang bagaimana saya dapat berkontribusi dan menjadi bagian dari tim yang luar biasa di perusahaan Anda.

    Tips Menulis Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

    Hindari Penggunaan Bahasa Klise dan Umum

    Usahakan untuk menggunakan bahasa yang lebih kreatif dan spesifik daripada kalimat-kalimat klise yang umum digunakan dalam surat lamaran. Contohnya, bukannya mengatakan "saya adalah orang yang pekerja keras," katakanlah "saya memiliki dedikasi tinggi dan selalu berusaha keras mencapai target."

    Perhatikan Tata Bahasa dan Ejaan

    Pastikan surat lamaran Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Salah penulisan dapat memberikan kesan buruk dan kurang profesional sehingga pihak yang membacanya tidak tersinggung dan mendapat kesan pertama yang positif.

    Sesuaikan Surat dengan Posisi Pekerjaan

    Setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan nilai yang berbeda. Sesuaikan surat lamaran Anda agar relevan dengan posisi pekerjaan yang dilamar dan nilai-nilai perusahaan tersebut.

    Buat Surat Lamaran Personal

    Cantumkan nama penerima surat jika Anda mengetahuinya. Surat yang personal akan lebih menarik perhatian daripada surat yang generik.

    Penutup

    Kesimpulan

    Menulis surat lamaran pekerjaan yang menarik bukanlah hal yang sulit. Dengan mengikuti tips sederhana yang kami berikan, Anda dapat membuat surat lamaran yang efektif dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Selamat mencoba dan semoga sukses!

    Close